AS Pirae dari Tahiti kalahkan juara Fiji Rewa FC

Rewa berada dalam tekanan awal, terjebak karena terlalu banyak melakukan pelanggaran ke depan tetapi cepat memulihkan diri.
Jayapura, Papua Goal– AS Pirae mempertahankan peluang mereka di Liga Champions Putra OFC 2025 dengan mengalahkan Rewa FC, dengan kemenangan penuh drama 1-0 atas klub Fiji di Stadion Lawson Tama di Honiara.
Dalam pertandingan yang berlangsung lebih dari 113 menit karena jeda panjang akibat cedera di babak kedua, Pirae memperoleh tiga poin penting berkat tendangan penalti Yohann Tihoni di masa tambahan waktu. Demikian dikutip papuagoal.com dari laman internet www.oceaniafootball.com, Rabu (2/4/2025)
Hasil ini memastikan tersingkirnya Rewa FC dari kompetisi, sementara AS Pirae masih menyimpan harapan untuk tampil di semi-final menjelang pertandingan terakhir grup mereka.
Meski kondisi di Honiara sangat panas, kedua tim bertekad bermain cepat sejak awal dengan mempertaruhkan kelangsungan hidup turnamen.
Tim Tahiti berjuang keras untuk maju dalam pertandingan pembuka grup mereka tetapi memaksa Alzaar Alam melakukan dua penyelamatan di tiang dekatnya dalam dua puluh menit pertama, pertama dari Désiré Ngiamba, dan kemudian dari Mathis Lacan.
Dan mereka seharusnya unggul beberapa saat kemudian, ketika umpan sudut dari sisi kanan membuat upaya Patrick Tepa ditepis di garis gawang.
Rewa berada dalam tekanan awal, terjebak karena terlalu banyak melakukan pelanggaran ke depan tetapi cepat memulihkan diri.
John Orobulu memiliki dua peluang emas saat bermain untuk mencetak gol—pertama mengenai gawang samping, lalu memaksa François Decoret melakukan penyelamatan—saat pertandingan mulai terbuka.
Orobulu kembali mendapat peluang mencetak gol beberapa saat kemudian, tetapi kesempatan ketiga tidak berjalan mulus karena Decoret bergegas keluar dari garisnya untuk menangkis bola tersebut.
Momentum berubah lagi di awal babak kedua dan tiba-tiba Pirae tampak lebih berpeluang mencetak gol.
Ada kekhawatiran bagi Francois Decoret ketika ia menerima luka di kepala saat menepis umpan untuk Orubulu di sisi lain lapangan dan setelah penundaan yang sangat lama, kiper cadangan Titouan Courtois masuk menggantikannya.
Besarnya penghentian tersebut menyebabkan 23 menit waktu tambahan di akhir babak kedua, yang menghasilkan akhir yang gemilang di Honiara.
Pirae melanjutkan apa yang telah mereka lakukan sebelumnya dan kembali mendapat peluang ketika sebuah bola melintasi kotak penalti nyaris mengenai kaki Labaste yang terentang di depan gawang, dan kapten Heimano Bourebare menyerempet mistar gawang dengan tendangan setengah voli di tiang belakang.
Drama terjadi ketika sepuluh menit tersisa pada waktu tambahan, dan wasit menunjuk titik penalti untuk Pirae ketika Patrick Joseph menjatuhkan Lacan di kotak penalti.
Rewa mendapat pukulan lebih lanjut ketika Delon Shankar menerima kartu kuning kedua dan dikeluarkan dari lapangan karena mempertanyakan keputusan tersebut.
Pirae gagal mengeksekusi tendangan penalti pada pertandingan pertama grup, tetapi kali ini ia tidak membuat kesalahan lagi, karena Yohann Tihoni berhasil melesakkan bola ke sudut kanan bawah gawang untuk memecah kebuntuan pada menit ke-18 masa tambahan waktu.
Momen itu terbukti menentukan, karena AS Pirae bertahan untuk meraih kemenangan meski mengalami beberapa momen menegangkan di akhir pertandingan, yang menyebabkan Rewa tersingkir lebih awal pada babak penyisihan grup Liga Champions Putra OFC 2025.
Rewa menghadapi Auckland City FC dalam pertandingan terakhir grup mereka, sementara AS Pirae akan berhadapan dengan Tiga Sport untuk memperebutkan tempat di semi-final.(*)
Rewa FC : 0
Pirae Tahiti : 1 (Yohann TIHONI 90+18′)
HT 0-0